0
Titik Jenuh
Posted by Unknown
on
18.42
in
ocehan
Pada akhirnya seseorang akan berada pada titik jenuh yang sangat berbahaya. Hari ini saya merasakannya... merasa lelah dengan semuanya.
Di rumah saya sudah bosan mendengar ocehan yang tidak saya inginkan untuk di dengar. Saya tidak tahu mengapa orangtua saya begitu saja melimpahkan kemarahannya pada saya.. salah saya dimana? Tidak tahu.
Saya hanya bisa menangis di kamar sendirian, mencoba berpikir jernih. Nyatanya... tidak bisa, saya terus-terusan berpikir ke masalalu, masa kecil saya dimana saya masih duduk di bangku SD. Saya teringat, dan kembali terisak.. saya sudah pernah mengalami seperti ini. Bahkan saat itu saya memutuskan untuk pergi dari rumah. Mengemasi semua baju serta buku saya.., lalu saya pulang ke rumah nenek (yang tidak terlalu jauh dari rumah)
Di usia saat itu kira-kira saya masih 11-tahunan. Emosi saya masih labil dan tidak menentu. Mudah terpengaruhi dan mudah sekali melakukan hal-hal yang menurut orang "dewasa" adalah konyol. Entah dulu saya memikirkan apa (saya sudah lupa-_-) yang jelas hanya kebebasan yang saya minta. Saya tidak mau ditekan dan diatur oleh orang bahkan jika itu orang tua saya! itu prinsip dari kecil.
Ternyata prinsip masa kecil saya itu bertahan hingga sekarang... usia saya sekarang hampir 17tahun. Sudah bergelut di dunia remaja. Dunia putih abu-abu yang kelabu. Begitu berat rasanya menjalani hari-hari di rumah dengan kebiasaan seperti itu -mendengar ocehan-. Saya bingung bagaimana saya menyikapi semuanya.. bagaimana saya harus membuat rasa nyaman berada di rumah... semua pikiran-pikiran itu hanya membuat saya semakin lelah dan ingin mengakhiri semua ini..
Saya menangis lagi... dan pada akhirnya air mata saya serasa sudah habis. Saya dapat berhenti menangis.. dan melanjutkan kegiatan di sekolah paginya.
Di Sekolah pun hari ini terasa berat.. teman yang dulu saya merasa nyaman di dekatnya kini tidak seperti dulu. Dengan tiba-tiba salah seorang dari mereka menyeruakkan kesalahan saya yang menurutnya fatal. Oke saya akui saya memang egois... saya selalu uring-uringan.. tapi itu semua juga beralasan 'kan? masa saya tiba-tiba marah begitu saja? kan gak logis..
Dan ada juga yang menyeruakkan tentang saya yang kurang menghargai kerja seseorang... oke saya hanya bisa menahan gejolak serta mengelus dada. Saya merasa saya menghargai pekerjaan orang.. tetapi kenapa sampai dia berkata seperti itu.. oke koreksi buat saya lagi.. mungkin memang saya kurang menghargai pekerjaan orang..
Sebenarnya saya tidak begitu, saya hanya ingin pendapat saya di dengarkan... ingatkah kalian saat itu tidak mendengarkan apa yang saya bicarakan dan sekarang saya yang salah... oke oke saya terima :)
Entah kedua tempat yang saya bertahan cukup lama dan menghabiskan waktu saya lebih lama.. membuat saya menjadi tidak nyaman.. Ingin rasanya bebas ke dunia yang tidak memikat apapun itu... di dunia dimana saya paham..
Karena dunia putih abu-abu ini memang kelabu... banyak kenangan dan juga banyak masalah yang memusingkan. Kata orang masa putih abu-abu akan berkesan.. mungkin memang benar.. HARI INI adalah hari yang akan terkesan selamanya...
Untuk satu sahabat yang dengan setia mendengarkan ocehan saya, Terimakasih :) Aku mencintaimu ^^ mungkin memang saya harus meniru kesabaranmu...
Setidaknya saya masih punya teman untuk berbagi dan menghayal dunia yang nyaman bersama..
3Bi --> 3 Broken always in our ways guys... Love You :*



